Selasa, 25 Januari 2011

SNIPER INDONESIA

SNIPER LEGENDARIS DARI INDONESIA
(Illustrasi tertembaknya Mayjen JHR Kohler di areal Masjid Raya Baiturrahman)

Legenda kisah para penembak jitu (Sniper) tidak hanya ada di mancanegara saja, seperti Legenda Sniper yang membunuh Jenderal John Sedgwick dalam Perang Sipil di AS, Simo Haya (The White Dead) dari Finlandia yang sukses mencetak headshot terhadap 500 tentara Uni Soviet atau Vasily Zaitev, sniper masyhur Rusia yang banyak merobohkan tentara Jerman dalam Perang Dunia II. Indonesia-pun rupanya tercatat dalam sejarah dunia memiliki Legenda Penembak Jitu dimasa perjuangan melawan Kolonial Belanda silam. 

(Mayor Jenderal J.H.R. Kohler)

Dalam Agresi Kolonial Belanda pertama terhadap Aceh tahun 1873, Pasukan Belanda yang dipimpin oleh Jenderal Kohler berhasil mendarat melalui pantai Ulee Lheu setelah mematahkan pertahanan pantai Kesultanan Aceh. Pasukan kemudian bergerak menuju pusat ibu kota kerajaan, Kuta Raja (Banda Aceh sekarang). Namun pasukan Belanda mendapat perlawanan sengit dan gagah berani dari para pejuang Aceh yang mempertahankan Kuta Raja. Basis perlawanan terkuat antara lain di areal komplek Masjid Raya Baiturrahman.Dengan susah payah dan jatuh banyak korban, pasukan Belanda akhirnya dapat menembus masuk kedalam areal Mesjid Raya kemudian mendudukinya.

Namun pada tanggal 14 April 1873 ketika Jenderal Kohler sedang menginspeksi pasukan Belanda di areal mesjid tersebut, tiba-tiba seorang pejuang Aceh dengan posisi merunduk melepaskan tembakan dari jarak 100 meter dan mengenai jantung sang jenderal.


(Prastasti tewasnya Mayjen Kohler)

Beberapa saat kemudian sang jenderal itu tewas dibawah sebuah pohon (Pohon tersebut sempat dinamakan pohon Kohler sebelum ditebang). Peristiwa tersebut tentu mengejutkan pasukan Belanda dan beritanya tersebar luas keseluruh dunia, terutama Eropa pada waktu itu. Sementara menurut kisah sang pahlawan atau sniper penembak jenderal Kohler tersebut gugur ditembak pasukan Belanda beberapa saat setelah kejadian.

(Berbagai sumber).



Tidak ada komentar:

Posting Komentar